Monday, November 24, 2014


Keunikan Batu Bacan Asli Pulau Maluku


Batu Bacan merupakan 'batu hidup' karena kemampuannya berproses menjadi lebih indah secara alami ataupun cukup dengan mengenakannya setiap hari dalam bentuk cincin, kalung, ataupun kepala sabuk. Batu bacan dengan inklusi atau serat batu yang banyak secara perlahan akan berubah menjadi lebih bersih (bening) dan mengkristal dalam waktu bertahun-tahun.

Sebagai contoh, batu bacan warna hitam secara bertahap mampu berubah menjadi hijau. Tidak cukup berproses sampai di situ, berikutnya batu ini masih bisa berubah lagi dalam proses 'pembersihan' sehingga menjadi hijau bening seperti air. Untuk mempercepat proses tersebut  biasanya pemilik batu bacan akan terus-menerus memakainya hingga berubah warnanya.

Tidak hanya mampu 'hidup' berubah warna secara alami, batu bacan juga untuk beberapa jenis dapat menyerap senyawa lain dari bahan yang melekatinya. Seperti sebutir batu bacan hijau doko yang dilekatkan dengan tali pengikat berbahan emas mampu menyerap bahan emas tersebut sehingga bagian dalam batunya muncul bintik-bintik emas.

Kemampuan batu bacan yang berubah warna secara alami dan mencerap bahan melekatinya itulah yang membuat pecinta batu mulia di luar negeri dari China, Arab, dan Eropa tercengang dan kagum terhadapnya. Selain itu, batu bacan juga memiliki tingkat kekerasan batu 7,5 skala Mohs seperti batu jamrud dan melebihi batu giok.


Dengan keistimewaan dan keunggulan batu bacan itulah banyak pecinta batu mulia dari luar negeri memburunya sejak tahun 1994. Di Indonesia sendiri batu ini baru popular belakangan sejak 2005 dimana sekarang harganya sangat mahal serta kurang logis bagi orang awam.

Penambangan batu bacan sendiri di Pulau Kasiruta tidaklah mudah karena perlu penggalian tanah hingga lebih dari 10 meter. Penambang batunya perlu mencari di tanah terdalam demi mencari urat-urat galur batu bacan. 

Meski lebih identik dengan warna hijau, batu bacan sebenarnya memiliki ragam warna lain seperti kuning tua, kuning muda, merah, putih bening, putih susu, coklat kemerahan, keunguan, coklat, bahkan juga beragam warna lainnya hingga 9 macam.

Batu bacan diketahui telah menjadi perhiasan hampir setiap warga sejak masa empat kesultanan (Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan) di Maluku Utara, baik itu oleh pria maupun wanita. Bahkan, batu bacan terbaik menjadi penghias Perhiasan Mahkota para sultan yang masih ada hingga saat ini seperti pada mahkota Kesultanan Ternate. 

Sering pula batu ini menjadi hadiah bagi tamu yang menyambangi pulau-pulau di Maluku. Tahun 1960 saat Presiden Soekarno berkunjung ke Pulau Bacan dihadiahi warga di sana berupa batu cincin bacan. Presiden SBY juga sempat menghadiahi Presiden Amerika Serikat, yaitu Barrack Obama berupa cincin batu bacan saat berkunjung ke Indonesia.

Apabila Anda menyambangi Ternate, Tidore, Jailolo, atau pun Pulau Bacan maka pastikan mendapatkannya untuk sebuah cenderamata. Akan tetapi, perlu kecermatan memilih atau mintalah saran orang yang memahaminya terkait keasliannya. Hindari pula membeli batu bacan 'mati' yang dibentuk jadi mata kalung atau mata cincin dimana terkadang batu tersebut tidak akan proses lagi.

Sebagai panduan singkat bahwa jenis batu bacan berkualitas yang umum dikenal dan beredar di pasaran ada dua, yaitu bacan doko dan bacan palamea. Bacan doko kebanyakan berwarna hijau tua sedangkan bacan Palamea berwarna hijau muda kebiruan. 

Nama palamea dan doko sendiri diambil dari nama desa di Pulau Kasiruta. Kedua desa tersebut memiliki deposit batu bacan cukup banyak selain di desa Imbu Imbu dan Desa Besori. Batu bacan sendiri merupakan jenis batu krisokola yang kebanyakan berwarna hijau kebiruan. 

Kekerasan awal batu ini berkisar antara 3-4 pada skala Mohs. Batu Bacan berkualitas adalah yang telah mengalami proses silisifikasi sehingga kekerasannya mencapai 7 pada skala Mohs. Batu bacan yang sudah memproses alami akan terlihat mengkilat dan keras ketika sudah diasah.


Sunday, November 16, 2014



Batu mulia sedang naik daun. Tak heran, ragam batu yang berasal dari Indonesia itu menjadi buruan kolektor dan penggila perhiasan.

Indonesia Gemstone Saat ini, ada lima  jenis batu mulia yang paling banyak dicari. Kelima batu tersebut punya keindahan yang memukau. Tak heran, harganya melambung.

"Harganya di kisaran Rp5 juta hingga Rp50 juta," ungkap kolektor batu mulia, Suwandi Gazali, di Jakarta, Sabtu (25/10/2014).


Daftar 5 Jenis Batu Mulia Indonesia Yang Terkenal :


1. Bacan

Batu Bacan asal Pulau Kasiruta, Halmahanya berproses menjadi lebih indah secara alami. Pada 1960, saat berkunjung ke Pulau Bacan, Presiden Soekarno dihadiahi warga setempat beberapa butir batu bacan. Presiden SBY juga sempat menghadiahi Presiden Amerika Serikat Barrack Obama cincin batu bacan saat berkunjung ke Indonesia.

2. Idokras

Kebanyakan batu ini berwarna lumut hijau atau kadang menyerupai warna solar, yakni cokelat kekuning-kuningan. Sumber jenis batu permata ini di Indonesia dari Sumatra Barat dan Nanggroe Aceh Darussalam.

3. Kalsedon

Batu ini memiliki berbagai warna mulai dari merah, kuning, biru, hingga jingga, tapi yang utama ialah hijau. Batu ini seolah-olah diselimuti kabut, sehingga kelihatan memiliki cahaya kusam. Di Indonesia batu jenis ini banyak dihasilkan di Jawa Barat dan Sulawesi Tenggara. Baru-baru ini, kalsedon juga ditemukan di Pacitan, Jawa Timur.

4. Akik Gambar

Batu ini memiliki keistimewaan karena punya wujud gambar yang terukir secara alami. Ada batu akik yang punya gambar menyerupai ayam, tokoh, atau pemandangan. Jangan heran semakin unik gambar dalam batu akik ini tentu harga jual akan ikut terdongkrak.

Batu gambar atau agate banyak ditemukan di Pacitan (Jawa Timur), Garut (Jawa Barat), dan Nusa Kambangan. Diyakini masih banyak lagi daerah penghasil batu gambar di Indonesia yang belum terkuak.

 5. Kalimaya

Kalimaya Gemstone yang juga disebut opal ini merupakan batu permata (gem) yang lembek, tapi banyak disukai orang. Harganya tergolong mahal. Opal bisa memancarkan cahaya berlian. Opal ditambang di India, Mesir, Australia, Meksiko. Khusus di Indonesia ada di Banten. Tidak berlebihan jika kalimaya dianggap sebagai batu terindah di dunia.


Sumber : rona.metrotvnews.com/

 

Batu Permata Asal Kalimantan


Dari zaman dahulu Pulau Kalimantan dikenal dengan batu mulianya. Bermacam – macam batu mulia dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah kalimantan. Dan salah satu batu yang terkenal adalah batu kecubung.

Batu kecubung termasuk dalam keluarga quartz (batu kuarsa) dengan nilai kekerasan 7 skala mohs. Ditemukan mulai dari yang banyak seratnya (inklusi) sampai bersih serat. Dari yang harganya murah sampai yang sangat mahal.


Macam – Macam Batu Kecubung :


  • Berwarna ungu biasa disebut batu kecubung ungu atau amethis quartz
  • Berwarna bening biasa disebut batu kecubung air atau colorless quartz
  • Berwarna coklat biasa disebut batu kecubung teh
  • Berwarna putih berserat biasa disebut batu kecubung es atau rock kristal
  • Berwarna hitam biasa disebut kecubung kopi atau kecubung wulung atau smooky quartz
  • Berwarna kuning biasa disebut batu kecubung kuning atau batu citrine quartz
  • Berwarna bening dengan inklusi rambut biasa disebut kecubung rambut atau rutilles quartz
  • Kecubung kuning campur ungu (bicolor) biasa disebut batu ametrine quartz
  • Kecubung dengan inklusi logam biasa disebut kecubung platina dan itu sangat  langka

Ciri - Ciri Kecubung Asli Kalimantan :


  • Efek air/ klep terlihat jelas, cantik dan nampak hidup
  • Memiliki kekerasan 7 skala mohs, artinya cukup keras dan lumayan tahan terhadap  goresan
  • Ada serat/ inklusi di dalam batu. Kadang berupa serat es, serat retak, dan beberapa inklusi berupa gelembung kecil pada kecubung teh. Meskipun beberapa ada yang eye clean tetapi akan terlihat juga seratnya jika memakai kaca pembesar.
  • Untuk kecubung wulung kalau disenter akan tembus cahaya dan berwarna coklat kemerahan (wulung teh) dan hijau tua  (kecubung kopi). Sampai saat ini penulis belum pernah menjumpai kecubung wulung yang tembus warna ungu. Jadi jika menjumpai kecubung wulung kalimantan yang tembus ungu alangkah baiknya jika dimemokan / disertifikatkan di gemslab untuk mengetahui keasliannya. Hal ini dikarenakan pada akhir – akhir ini di pasaran muncul batu kecubung wulung tembus ungu yang notabene adalah natural obsidian yang dijual dengan nama kecubung wulung kalimantan
  • Untuk kecubung ungu kalimantan juga perlu diperhatikan kristal yang ada pada batu. Ciri batu quartz adalah memiliki kristal sehingga bisa terlihat bening dan transparan. Inklusi seratnya pun akan terlihat jelas untuk batu yang translucent. Hal ini karena di pasaran juga ada istilah kecubung asihan yang juga berwarna ungu. Kecubung asihan tersebut sebenarnya termasuk jenis chalcedony dan biasa disebut anggur lavender, yang memiliki ciri seperti chalcedony umumnya.
  • Kecubung ungu Kalimantan yang bersih serat (eye clean) harga sudah lumayan mahal. Terlebih untuk yang berwarna ungu tua. Jauh berbeda dengan harga kecubung Brazil yang berwarna ungu tua bersih serat dan murah. Tapi klep airnya mudah dibedakan dengan kecubung dari brazil yang nyaris tidak memiliki klep air.



Monday, October 6, 2014

Mitos dan Tuah Batu Zamrud Kalimantan


Batu Zamrud merupakan golongan Batu Mulia yang memiliki warna sangat indah, kandungan mineral alami yang terdapat pada batu ini diyakini memiliki pengaruh yang sangat baik bagi pemiliknya. Kilauan cahayanya bila terkena sinar akan menyilaukan dan membuat si penglihat akan terpana.

Selain faktor keindahan Batu Zamrud juga memiliki Khasiat yang bisa di terawang secara Ghoib. Berikut ini Gembala News akan berbagi tentang kelebihan batu zamrud.

Pulau Kalimantan adalah daerah penghasil Batu Zamrud Kalimantan yang sangat terkenal di Indonesia, warna yang indah dan memiliki kekerasan yang tinggi menjadi kualitas yang tiada duanya. meskipun dari negara luar ada juga penghasil Batu Permata jenis Zamrud, namun Batu Zamrud Kalimantan tetap diperhitungkan keberadaan.


Warna paling ideal batu zamrud adalah hijau daun. Campuran dari chromium yang mengakibatkan warna zamrut menjadi hijau sama seperti keberadaan chromium yang telah memberi warna merah pada batu mirah (ruby). Batu zamrud bersamaan dengan batu giok mungkin merupakan batu permata berwarna hijau yang paling diminati. Jika dalam keluarga beryl, zamrud lah batu yang paling dicari karena keindahan warnanya, kelangkaannya serta keawetannya. Zamrud yang berwarna terlalu hijau muda kadang lebih diakui sebagai batu beryl hijau.

Kebanyakan batu zamrud memiliki retak-retak halus seperti serabut-serabut. Namun pada semua permata, cacat diperlukan untuk identifikasi apakah terbentuk secara alamiah (natural) atau sintetik (hasil buatan laboratorium).

Salah satu sisi yang bagus mengenai batu zamrud yaitu tahan panas dan tidak gampang berubah warna. Sisi buruknya ialah batu zamrud merupakan salah satu batu yang paling susah dipotong dan walaupun mereka amat keras tetapi batu zamrud tidak boleh terbentur terlampau keras juga karena mereka mudah sekali berkelumur.

Kecacatan dalam batu zamrud dapat disembunyikan dengan menggunakan minyak pada batu tersebut. Minyaknya pun bermacam-macam, dari minyak mineral sampai minyak yang diciptakan secara khusus dari generasi ke generasi. Mereka tidak boleh direndam di ultrasonik karena proses ini dapat menghapus coating.

Cara efektif lainnya untuk menyembunyikan kecacatan batu zamrud adalah menggunakan iradiasi. Batu zamrud yang sempurna tanpa cacat sampai sekarang belum pernah ditemukan, jadi tiap inklusi pada batu zamrud ini bisa dianggap sebagai sidik jari yang memberikan setiap batu identitas yang berbeda. Jadi jika terdapat batu zamrud yang sempurna bebas inklusi dari toko-toko, bisa dikatakan bahwa batu tersebut adalah palsu.

Ketika dalam masa proses kristalisasi pada batu zamrud, beberapa gangguan geologi selalu terjadi, itu sebabnya semua zamrud ditemukan dengan inklusi seperti retak, gelembung, butiran kristal karbon atau asing di dalamnya.

Perlu diketahui juga jika hendak membeli batu zamrud, anda perlu berhati-hati karena banyak beredar batu zamrud yang palsu. Kadang dua buah batu berwarna pucat sering dilem menjadi satu dengan pasta hijau tua. Kadang juga gelas pahatan berwarna hijau dilapisi dengan zat keras untuk menyerupai zamrud dan dijual dengan harga yang tinggi.

Batu zamrud palsu ini kemudian diberi nama bermacam-macam seperti Kimberly Emerald, Chatham Emerald, Biron Emerald, Gilson Emerald, Linde Emerald, Lennix Emerald, Regency Emerald, Zerfass Emerald dan lain-lain. Batu mulia lainnya yang sering digunakan untuk meniru zamrud dan dijual dengan harga zamrud asli adalah peridot, turmalin, krom diopside, zirkon, hiddenite dan garnet hijau. Maka dari itu amatlah penting untuk membeli batu zamrud atau batu permata lainnya dari sumber yang terpercaya.



Saturday, August 2, 2014

https://www.facebook.com/bendapusaka2000

 

Batu Pirus Bukan Untuk Yang Tua Saja


Batu Pirus. Sering kita dengar orang yang umumnya berusia menyebut batu biru bergurat dengan sebutan Pirus. Memang batu Pirus banyak dipakai di segmen usia 40 tahun keatas.

Pirus bernama lain Turquoise atau fairus, merupakan campuran fosfat tembaga dan alumunium ada juga yang menyebut sebagai campuran tanah, kapur, dan batu. 

Tak heran ada batu Pirus yang terlihat gurat-gurat putih. Batu Pirus atau Turquoise memiliki corak bermacam-macam, yang paling umum dijumpai adalah bermotif sarang laba-laba dilatari warna biru atau hijau. Warna dasar Turquoise adalah biru seperti langit, biru muda kehijauan hingga ke hijau muda. 

Warna biru berasal dari tembaga ,ferum (besi), dan aluminium. Batu Pirus atau Turquoise berasal dari Semanjung Persia (Iran, Israel, Afghanistan, Sinai), Nevada, Carlifornia, New Mexico, dan Arizona.

Ditinjau dari skala kekerasan yang dimiliki, Batu Pirus atau Turquoise memiliki kekerasan antara 5-6 pada skala Mohs. Hal inilah yang mengakibatkan sebagian ahli menyebut sebagai batu setengah permata, dan tergolong permata kelas III. 


Tapi dari sisi keindahannya, Batu Pirus tetap memiliki tempat dihati para pecinta anugerah Illahi yang berupa batu Pirus ini. Di Pasar Indonesia, harga Batu Pirus atau Turquoise tidaklah terlampau tinggi. 

Untuk per gram batu mentah dibandrol Rp 4.000/gram. Tapi kalo sudah dipotong dan dipoles, pembeli dapat merogoh saku sekitar Rp 20.000 – Rp 500.000,- tergantung kualitas dan usuran Batu Pirus yang ada. 

Di pasaran dunia, Batu Pirus mempunyai harga yang baik di pasaran. Batu Pirus dari Persia hádala Pirus yang berharga di pasaran karena memiliki warna biru atau hijau tanpa sebaran jalur.

Seperti yang terjadi dipasaran bahwa Batu Pirus pun tak lupus dari praktik pembuatan sintetik baik legal maupun ilegal. 

Ironisnya, sulit sekali membedakan antara batu Pirus asli atau imitasi. Apalagi sudah dibuat menjadi perhiasan, atau gelang yang dibuat indah berbalus emas atau perak.



Umumnya, turquoise dipergunakan dalam bentuk cincin, kalung, dan giwang dan seringkali dijual secara serangkai. Selain itu, gelang, gelang kaki, dan liontin juga turut mempresentasikan bebatuan yang eksotik ini.

Bahkan, bebatuan yang sering disebut dengan nama pirus ini juga hadir dalam bentuk kepala sabuk, bros, bahkan hiasan di atas selop wanita.